Senin, 27 Maret 2023

Era Digital dan Society 5.0 di Ramadan 5.0 bagian 2

https://ahmadfatch.blogspot.com/2023/03/era-digital-dan-society-50-dan-ramadan.html

Era Digital dan Society 5.0 di Ramadan 5.0 bagian 2 

Priambodo, R. A. (2020). Era Digital 5.0: Peluang dan Tantangan Bagi Perusahaan. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Priambodo (2020) menyatakan bahwa Era Digital 5.0 membawa perubahan signifikan pada perilaku konsumen dan cara bisnis dilakukan. Ia juga mengungkapkan bahwa perusahaan harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut dan memanfaatkan teknologi untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan (Priambodo, 2020, p. 9). Era Digital dan society 5.0 merupakan fenomena yang mengarah pada era baru dalam penggunaan teknologi digital. Priambodo (2020) menjelaskan bahwa Era Digital dan society 5.0 membawa perubahan yang signifikan pada perilaku konsumen dan cara bisnis dilakukan. Kehadiran teknologi digital yang semakin canggih dan kompleks memungkinkan terciptanya nilai tambah bagi pelanggan. Dalam Era Digital dan society 5.0, perusahaan harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut untuk tetap bersaing dan mempertahankan eksistensinya di pasar yang semakin kompetitif.

Sementara itu, Society 5.0 merupakan konsep masyarakat masa depan yang dirumuskan oleh pemerintah Jepang. Menurut Wahyuni dan Budiarto (2019), Society 5.0 mengarah pada terciptanya masyarakat yang lebih berkelanjutan, cerdas, dan inklusif melalui pemanfaatan teknologi digital. Konsep Society 5.0 menempatkan manusia sebagai pusat pengembangan teknologi yang berfokus pada kebutuhan sosial dan lingkungan, sehingga teknologi dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat secara keseluruhan.

Dalam konteks Ramadan 5.0, Era Digital dan Society 5.0 dapat menjadi sarana untuk memperkaya pengalaman individu dalam mengembangkan karakter unggul di era digital. Kehadiran teknologi yang semakin canggih dan kompleks menuntut individu untuk memahami pentingnya keseimbangan antara teknologi dan spiritualitas. Dalam Ramadan, individu dapat belajar untuk lebih menghargai waktu dan ruang yang ada di sekitarnya, serta mempererat hubungan sosial dan meningkatkan solidaritas antarindividu melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti tarawih bersama, buka puasa bersama, dan bersedekah.

Dalam Era Digital 5.0 dan Society 5.0, perusahaan juga dapat memanfaatkan teknologi untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan menjaga eksistensi di pasar yang semakin kompetitif. Perusahaan harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut dan menggunakan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis. Namun, perusahaan juga harus tetap memperhatikan kepentingan sosial dan lingkungan agar dapat berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih berkelanjutan, cerdas, dan inklusif.

Secara keseluruhan, Era Digital 5.0 dan Society 5.0 memberikan banyak peluang dan tantangan bagi individu dan perusahaan dalam menghadapi era digital yang semakin kompleks dan dinamis. Dalam konteks Ramadan 5.0, kedua konsep tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkaya pengalaman individu dalam mengembangkan karakter unggul dan memperkuat solidaritas sosial.


6 komentar: